Di mana para makhluk,baik setan maupun malaikat mempertanyakan kebijakan allah yg menciptakan manusia,yg menurut pandangan malaikat adalah makhluk yg selalu membuat keonaran dan pertumpahan darah. Tidak kalah sengitnya setan memprotes keadaan manusia yg dipandang rendah yang hanya diciptakan dari unsure tanah sambil membanggakan dirinya yg terbuat dari api.Namun Kelembutan Ilahi dan kebijakan tuhan berbisik ke dalam relum rahasia dan misteri malaikat yang terheran-heran. ..Rahasia macam apa ini ?????
Raga manusia memang termasuk dalam derajat terendah.Namun sementara itu roh manusia termasuk kedalam derajat tertinggi. Karena roh manusia berkaitan dengan derajat tertinggi,tidak satu rohpun di alam semesta ini yg menyamai kekuatannya, entah itu malaikat maupun setan sekalipun atau segala sesuatu lainnya.
Demikian pula jiwa manusia berkaitan dengan derajat yang paling rendah, sehingga tidak sesuatupun didunia ini bisa mempunyai kekuatannya,entah itu hewan atau binatang buas, semua sifat setan,tumbuh – tumbuhan dan benda-benda mati di aktualisasikan. Hanya saja tanah itu dipilih untuk mengejahwantahkan sifat” dua tangan-Ku”. Masing-masing sifat tercela ini hanya kulit luarnya saja,didalam sifat itu ada mutiara dan permata berupa sifat ilahi.
Penjelasan diatas merupakan ungkapan mengenai hakikat diri yang sebenarnya, dimana manusia sebagai makhluk yang sangat lemah dan hina, disisi lain dinobatkan sebagai khalifah (wakil allah) yang bertugas mengatur alam semesta dan merupakan wakil allah untuk menjadi saksi-Nya serta mengungkapkan rahasia-rahasia firman-Nya. Para makhluk yang lain tidak melihat ada dimensi yang tidak bisa dijangkau olehnya.,ia hanya mampu melihat pada tingkat yg paling rendah dalam diri manusia, sementara ia terhijab oleh ketinggian derajat manusia yang bersal dari tiupan ilahi.
“ Dan Ingatlah, Ketika Tuhanmu Berfirman Kepada Para Malaikat : “ Sesunggunya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yg berasal dari Lumpur hitam yg diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniup kan kedalamnya ruh(ciptaan)-Ku, Maka Tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.” (Qs.Al hijr, 15:28-29)
Tag: hikmah