Arsip untuk April, 2006

Relaksasi & Fenomena hilangnya rasa sakit ketika Meditasi

April 3, 2006

Relaksasi

Ketika seseorang meditasi, secara otomatis akan muncul respon relaksasi.Respon ini terjadi karena menurunnya aktivitas otak sehingga mempengaruhi kerja fisik yang berupa ketegangan-ketegangan. Kondisi rileks ini sangat bermanfaat bagi kesehatan karena selain bisa digunakan kondisi istirahat juga bisa digunakan untuk mengurangi keluhan-keluhan sakit fisik.kondisi rileks ini akan memicu bekerjanya otak untuk menghasilkan endogenous morphin yaitu suatu zat penenang yang cara bekerjanya seperti efek morphin,sehingga menimbulkan kondisi tenang.

Munculnya energi yang besar dan menyehatkan

Manusia memiliki unsur kimia tubuh (body chemistry) yang bernama ATP (Adenosine Tri Phosphate). ATP ini dapat berubah menjadi energi melalui proses metabolisme tubuh.Secara sederhana dapat dituliskan sebagai berikut:

O2 +ATP+Glikogen Energi.

Dalam Proses perangsangan,energi dari hasil reaksi ATP memiliki proses tertentu.Ketika oksigen dihisap, secara normal oksigen hanya digunakan sebatas membantu lancarnya peredaran darah,melancarkan metabolisme tubuh dan mensuplai otak dengan kadar yang cukup.Oksigen juga merangsang energi yang ada dalam tubuh untuk menghidupkan aktivitas tubuh yang sempit sekali,hanya cukup untuk menggerakkan tubuh secara normal.

Tetapi lain halnya dengan pengambilan oksigen secara khusus dalam latihan tenaga dalam.Untuk membangkitkan tenaga dalam,diperlukan oksigen yang banyak dan efektif. Satu-satunya jalan ialah dengan cara merubah pernafasan biasa menjadi pernafasan special,yaitu mengoptimalkan oksigen yang masuk jangan sampai terbuang percuma sedangkan bagian lain harus seimbang.Hal ini dapat terjadi secara otomatis ketika sesorang bermeditasi.

Organ pernafasan akan bekerja dengan sendiri untuk pengambilan nafas secara teratur dan efektif. Energi yang dihasilkan oeh ATP dalam keadaan sehari-hari berupa panas tubuh,membantu lancarnya penyaluran adrenalin,menghidupkan kimia tubuh untuk membentuk kekebalan tubuh,menghidupkan aktifitas pencernaan dan menghidupkan semua aktivitas organ dalam tubuh.

fenomena terhambatnya rasa sakit

Pada Saat seseorang bermeditasi maka perhatian penuh pada objek meditasinya.Perhatian yang penuh ini menyebabkan seseorang kehilangan rangsangan inderanya.Fenomena ini sering disebut dengan self hypnosis,sebab dengan cara ini seseorang dapat menghipnosa dirinya sendiri sehingga ketika meditasi berlangsung dia tidak merasakan apapun meskipun tubuhnya kena rangsangan yang menyakitkan.

Teori control pintu gerbang(gate control theory)mengatakan, bahwa hilangnya rasa sakit ketika seseorang bermeditasi terjadi karena adanya rangsangan yang lebih besar dibandingkan rangsangan dari luar tersebut yang menghambat rangsangan tersebut masuk ke otak. Rangsangan yang lebih besar pada saat seseorang bermeditasi adalah adanya ASC (Altered States of Consciousness).Kondisi ini menimbulkan perasaan damai,tenang dan menyenangkan sehingga menghambat rangsangan yang masuk pada otak .

oleh. abu sangkan